Arsip Bulanan: Maret 2021

Para Pengunjung Hiburan Malam Di Bandung Wajib Tunjukkan Hasil Antigen Sebelum Masuk

Para Pengunjung Hiburan Malam Di Bandung Wajib Tunjukkan Hasil Antigen Sebelum Masuk

Hiburan Malam Di Bandung – Kabar terbaru datang dari dunia hiburan malam di Bandung. Kali ini kalian para penikmat dunia malam di kota kembang diwajibkan untuk menunjukkan hasil antigen sebelum bisa masuk ke spa , klub malam , panti pijat , karaoke dan lain sebagainya.

Sedikit informasi untuk kalian , antigen merupakan suatu zat atau benda asing, misalnya racun, kuman, atau virus, yang dapat masuk ke dalam tubuh. Rapid test antigen dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab.

Hiburan Malam Di Bandung Wajibkan Hasil Negatif Antigen

Hiburan Malam Di Bandung

Hal ini ditegaskan oleh pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung demi mencegah dan bertambahnya kasus covid-19 di kota Bandung.

Kepala Disbudpar Kota Bandung Dewi Kenny Kaniasari mengatakan kebijakan itu mengacu pada surat edaran nomor 440/SE.149-Bag.Huk tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal 2020, Tahun Baru 2021 dan Pelarangan Perayaan Tahun Baru serta Pencegahan Kerumunan Massa. “Karena itu masuk tujuan wisata, maka wajib. Apalagi itu riskan, seperti klub malam,” kata Kenny di Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020).

Sebab menurutnya protokol kesehatan yang diberlakukan di beberapa tempat hiburan malam di Bandung masih belum optimal. Oleh sebab itu dengan adanya hasil negatif covid-19 tes cepat antigen ini mampu menekan penularan covid-19.

Ia juga mengatakan jika akan memberlakukan ketentuan ini sejak tanggal 24 Desember hingga tahun baru 2021. Nantinya Disbudpar Kota Bandung daftar slot online akan menerjunkan tim gabungan yang disebarkan di beberapa tempat hiburan malam di Bandung untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di tempat hiburan malam.


Jika masih ditemukan pelanggaran kesehatan di suatu hiburan malam , tim gabungan Satgas covid-19 tidak segan segan menyegel hingga mencabut surat izin operasional tempat hiburan tersebut.

“Saya bilang ini demi Kota Bandung. Kalau ada yang tetap bandel kita lakukan shock therapy dengan menyegel. Toh segel itu tutup sementara. Tapi kalau terus bandel kita akan cabut izinnya. Saya juga sudah koordinasi dengan Satpol PP,” katanya.

Hal yang sama juga coba diwujudkan oleh Wakil Walikota Bandung , Yana Mulyana yang dimana ia akan langsung membubarkan jika ia melihat kerumunan di suatu tempat tanpa adanya protokol kesehatan. Bahkan dirinya tak segan untuk memberikan sanksi tegas kepada mereka yang melanggar hal tersebut.

Pengusaha Hiburan Malam Di Jakarta Demo Kepada Pemerintah

Pengusaha Hiburan Malam Di Jakarta Demo Kepada Pemerintah

Pengusaha Hiburan Malam Di Jakarta – Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. Unjuk rasa itu menuntut supaya Pemprov DKI Jakarta kembali memperkenankan supaya daerah hiburan malam kembali dibuka. Merespons hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tengah membahas protokol kesehatan di daerah hiburan malam.

Pengusaha Hiburan Malam Di Jakarta Demo Kepada Pemerintah

Pemprov DKI mau memutuskan pengalaman berkunjung ke musro Jakarta tak terjadi penularan COVID-19 (virus corona) di daerah hiburan ketika telah kembali dibolehkan beroperasi. “Kini sedang ada diskusi seputar protokol dan lain-lain,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta. Eks Menteri Pengajaran dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengatakan, pihaknya akan lantas mengumumkan jika pembahasan protokol kesehatan di daerah hiburan malam telah selesai.

“Jikalau telah selesai, nanti diumumkan,” katanya. Sebelumnya dikabarkan, Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) menggelar demo di Balai Kota DKI Jakarta untuk menuntut dibukanya daerah hiburan malam. Mereka minta Pemprov DKI tak mendiskriminasikan daerah hiburan malam atas pendapat seluruh daerah berpotensi menjadi penularan COVID-10 (virus corona).

Demo Yang Dilakukan Pengusaha Hiburan Malam Di Jakarta

Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani mengucapkan ada penambahan masa yang akan melaksanakan aksi, dari yang semula agenda 500 orang menjadi 1000 orang lebih. Melainkan, dapat jadi bertambah di luar peserta agen judi bola terpercaya yang mengonfirmasi ikut serta serta. Izin pemberitahuan ke pihak Kepolisian bahkan telah diurus. “Kamis lalu kita masih meeting semua macem. Tetapi kini pemberitahuan ke Jakarta Sentra udah, Polda Metro Jaya telah,” kata Hana terhadap CNBC Indonesia. Ketua Asphija Hana Suryani minta Pemprov DKI langsung menentukan nasib daerah hiburan malam untuk dibuka.

Kalau tidak kunjung ada keputusan, pihaknya mengancam akan kembali menggelar aksi demo. “Seminggu ke depan deh, jadi tadi gini ini hari Selasa, harusnya Pekan ini telah ada keputusan. Jikalau tak, jika hingga tak dan diulur-ulur, kami akan melaksanakan gelombang kedua dan itu jauh lebih besar,” kata Hana, terhadap wartawan di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Sentra.

Merespon hal itu, Pemprov DKI menegaskan pengusaha sektor hiburan malam wajib meyakinkan Gugus Tugas COVID-19 Provinsi. Karena, kewenangan pembukaan sektor usaha ada di Gugus Tugas COVID-19. “Yakinkan dahulu regu Gugus COVID-nya,” kata Kadisparekraf DKI Cucu Ahmad Kurnia. “Jikalau mereka belum dapat meyakinkan regu Gugus COVID, ya percuma demo ke Pemprov lagi,” lanjut Cucu.

Pengalaman Berkunjung Ke Musro Jakarta

Pengalaman Berkunjung Ke Musro Jakarta

Menjelang berakhirnya hari Minggu di akhir Januari 2006, hentakan musik dan kehidupan malam di Jakarta terpopuler pada satu area musik di Hotel Borobudur menggema. Seiring hentakan musik tesebut, puluhan orang serta jadi berdatangan ke area musik bernama Musro yang malam itu bernuansa Imlek. Saat jarum jam bergeser memasuki hari Senin, puluhan orang yang sedang asyik bercengkrama bersama dengan komunitasnya serempak menyaksikan panggung.

Mereka menikmati bersama dengan liukan tubuh tiga wanita yang dibalut pakaian minim berwarna biru. Hentakan musik di area itu menyebabkan tiga wanita terbakar gairahnya untuk menyebabkan panas ruangan. Dalam saat itu juga gairah pengunjung Musro pun terbakar, terhitung lebih dari satu anggota milis Jakarta_XChannel yang berkumpul di depan panggung.

Pengalaman Berkunjung Ke Musro Jakarta

Hentakan musik di area itu menyebabkan tiga wanita terbakar gairahnya untuk menyebabkan panas ruangan. Dalam saat itu juga gairah pengunjung Musro pun terbakar, terhitung lebih {dari satu} anggota milis Jakarta_XChannel yang berkumpul di depan panggung.

Pengalaman Tersendiri Terhadap Musro Clun Jakarta

Milis Jakarta X Channel yang terlampau populer, menurut Rica Rosmawati, sang moderator merupakan fasilitas bagi penikmat hiburan malam dann juga diadakan nya permainan judi sbobet online disana untuk merekan mainkan. “Milis ini didedikasikan untuk orang yang suka bersama dengan dunia hiburan dan komunitasnya. Komunitas dunia entertaiment di sini kumpulnya,” ungkap Rica yang berwajah oval.

Dia terhitung mengatakan, para pemilik tempat hiburan dan seluruh yang terlibat didalam hiburan malam, baik pekerja maupun penikmat sanggup berbagi cerita di milis tersebut. Hingga 29 Januari 2006, anggota milis Jakarta X Channel tercatat 447 orang. Penampilan pertama para penari yang dibawa Rica malam itu, berakhir sehabis tiga wanita selanjutnya menyajikan beragam gerakan yang menyebabkan mata tak berkedip di lantai panggung.

Setelah tiga wanita berbalut pakaian minim selanjutnya meninggalkan arena, anggota milis Jakarta X Channel berpose Ria bersama dengan sang moderator yang tampil bersama dengan gaun hitam. Obrolan pun mengalir, jadi dari aksi tiga penari selanjutnya hingga mengupas beragam tempat hiburan malam di Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya, Bali dan Batam. Kepulan asap rokok dan dentingan gelas menyemarakan pembicaraan angota milis tersebut. Celotehan nakal dari mereka pun terlontar begitu saja.

“Tadi yang paling kiri gerakannya mantap euy,” ujar Yunies. “Gerakan apanya?,” timpal yang lainnya sambil tertawa lepas. Gelak tawa hingga candaan-candaan nakal terus bergulir di antara mereka yang baru saling mengenal tersebut. Aksi tiga wanita itu terjadi tak kurang dari dua puluh menit. Namun, gairah yang ditimbulkannya tak berakhir bersama dengan usainya penampilan mereka. Beberapa orang jadi menggoyangkan tubuhnya ikuti hentakan musik, terhitung lebih {dari satu} wanita yang mempromosikan satu brand rokok baru.

Saat jarum jam membuktikan pas pukul dua dinihari, dan tiga penari melintas dari area tukar untuk pulang. Tatapa para penggunjung mengantarkannya hingga mereka lenyap di ujung tangga.